Wednesday, September 24, 2014

BIMBANG

Setiap hari menghabiskan waktu untuk mengerjakan tugas kuliah, Hampir aku memikirkan hal tersebut tiada hentinya.Aku merasa tertekan melakukan hal yang tidak aku sukai yaitu kuliah di tempat orang-orang yang memiliki kemampuan diatasku. Terkadang aku ingin menyerah menghadapi masalah kuliah yang sangat sulit. Hah bodoh sekali pemikiranku, aku yakin bukan aku saja yang merasakan hal seperti ini, mungkin semua mahasiswa. Oh aku ingin memiliki mental baja bahkan lebih kuat dari baja, tapi sekedar bicara itu tak akan ada gunanya. Hmmm lantas apa yang harus aku lakukan? Mulai lagi dengan pertanyaan bodoh, sangat bodoh dan lebih bodoh. Kenapa aku katakan seperti itu, karena aku tahu bahwa pertanyaan itu hanya diriku sendiri yang bisa menjawabnya. Aku benar-benar bingung dengan keadaan yang setiap hairnya berubah-rubah, kadang bagus dan kadang terpuruk. Lalu bagaimana? Betul sekali pemahaman yang selalu kupikirkan bahwa manusia itu bersifat dinamis. Sangat tidak mungkin bila manusia itu pasif, baik itu dalam perilakunya maupun sifatnya. Sorry guys aku agak ngaur, membahas hal yang seharusnya tidak dipermasalahkan.

Monday, September 1, 2014

AKU LUPAKAN RASA ITU

Aku pernah bermimpi bisa berjalan melangkahkan kaki bersamamu. Mimpi itu sangat indah dimana kamu memegangi tanganku ketika aku hendak terjatuh. Aku pernah menyimpan rasa mendalam yang suatu saat akan kamu ketahui, tapi sepertinya perasaan itu harus kumusanahkan secepat mungkin. Aku harus segera menghapus semuanya karena kamu bukan tercipta untuku. Seribu rasa ini akan menjadi bangkai yang mungkin akan tercium baunya suatu saat nanti. Cinta aku mengharapkanmu saat itu, aku bahagia bila mimpi itu benar-benar terwujud. Tapi kenyataannya tidak seperti yang kuinginkan karena kamu baru mengatakan sudah memiliki pujaan hati. Akhirnya yang kudapati saat ini mimpi buruk itu lagi, kenapa aku berkata seperti itu? Aku pernah mengalami kegagalan ini,, aku pernah terluka karena hal yang serupa.. Masalah terbesar itu bukan ditimbulakan oleh hatiku, tapi kamu yang tidak mau berkata jujur di awal pertemuan kita.Aku berharap untuk kedepannya tidak pernah memiliki rasa sebodoh ini terhadap cinta. Pelajaran yang amat berharga untuk ku tuai hasilnya di masa depan.

CINTA ROSDIANA

Cinta itu indah bagi sebagian orang yang menikmatinya. Cinta itu pelengkap hidup, terlebih lagi cinta kepada kekasih. Cinta disini aku maknai khusus yaitu cinta untuk lawan jenis. Apakah setiap orang pernah merasakan cinta? dan seperti apakah wujud cinta itu? Pertanyaan ini memang konyol tapi setidaknya kita tahu cinta itu bukan soal rupa tapi soal rasa. Hampir aku tidak mengenal cinta setelah kehilangan rasa abadi yang dulu kutanam untuk pujaan hati. Dulu rasa itu sangat indah bagaimanapun bentuknya, tapi kini hal itu hanya sesuatu yang basi dan membosankan. Bila dibilang aku memang sangat egois karena tidak pernah mau menghilangkan rasa untuk cinta lama. Cinta yang kini tidak bersinar lagi dalam hidupku. Tapi kenapa aku merasa takut untuk menghapus cinta lama itu? Aku tidak cukup berani menerima kenyataan hidup yang mestinya kunikmati khususnya cerita cintaku. Aku masih takut untuk menanam cinta sejati pada hati lain. Ya aku benar-benar tidak ingin melakukan hal itu lagi. Meski aku tau saat ini aku bersandar pada beberapa sayap cinta yang melindungiku tapi bukan dia, itu hanya sayap-sayap bodoh yang tidak terlalu kuharapkan kehadirannya. Bahkan aku tidak menyadari ternyata banyak cinta yang mengintaiku. Cinta itu sangat indah untuk kunikmati tanpa rasa yang pasti. Tapi bukan cinta itu pula yang kumau.. Hatiku kering untuk mengerti cinta mereka yang benar-benar tulus untukku. Aku tidak mampu berucap kembali untuk kedua kalinya tentang rasa ini untuk cinta yang selalu hadir disekelilingku. Cinta pahamilah bahwa aku ini layaknya sekuntum mawar, yang ketika mekar ingin dicium oleh pemiliknya, yang ketika layu ingin disirami oleh pemujanya,dan yang ketika kering ingin dipetik oleh pengagumnya. Cinta sebenarnya aku tidak ingin membuat mereka menangis karena keindahanku yang tidak pernah mereka miliki. Kembalikan aku pada masa dimana engkau mewarnai hariku. Warna yang indah saat aku bertemu dengan cinta lain yang mampu melindungiku sampai aku kembali pulang kepada sang pemilik cinta.

Sunday, August 3, 2014

BIARKAN INI MENJADI SEBUAH RAHASIA



Semenjak kepergiannya satu bulan yang lalu mengisahkan ribuan luka untukku. Aku belum mampu berdiri sendiri tanpa kekuatan cintanya, dunia ini seperti luka tanpa kehadirannya. Aku hanya menginginkan dirinya menjadi pendamping dalam hidupku karena hanya dia yang tau bagaimana mengobati luka-luka dalam hati. Aku sungguh mencintainya sampai kapanpun, cinta ini takan pernah hilang ditelan jarak yang menjadi penghalang cintaku padanya.
Dulu dia pernah berikrar akan mencintaiku selamanya, tapi ucapan itu menghilang saat badai menghantam hubungan cintaku dengannya. Dengan mudah ia menjilat ludahnya kembali lalu membuat luka untuk kesekian kalinya, tapi aku tetap memaafkan walapun itu menyakitkan.
Berapa kali dia menggores batinku lalu meninggalkannya hingga mati, dalam beberapa saat dia kembali dengan seribu alasan untuk mencintaiku lagi dan meminta maaf atas segala kesalahannya padaku, aku tentu tidak menerima luka itu kembali. Tapi apa daya hatiku membuka seribu pintu untuk terus mencintainnya. Ini terasa tidak adil bagiku.
Bahkan sampai saat ini aku masih mencintainnya. Aku tidak peduli apapun yang ia ucapkan padaku, karena dia tidak pernah mengerti arti mencintai.
 Salahkah aku mencintainya?
Dia telah pergi selamanya dalam hidupku, kini hanya pikiran dan mimpi hitam yang akan selalu melekat dalam ingatanku. Aku pernah telah dan akan terus mencintainya. Jujur jika aku bilang aku kehilangan rasa kepada lelaki lain setelah kepergian dirinya. Tidak sedikitpun kurasakan getaran yang berarti saat aku bersama lelaki lain. Aku tidak mengerti bagaimana cinta hitam ini membunuh penglihatanku akan indahnya dicintai.
BY: EMA ROSDIANA

Tuesday, July 22, 2014

IF I WERE A BOY

Jika aku seorang lelaki maka aku akan mengerti apa yang wanita inginkan Jika aku seorang lelaki maka akan kumanjakan wanita seperti yang ia inginkan Jika aku seorang lelaki aku akan paham bahwa wanita ingin diperhatikan setiap saat Jika aku seorang lelaki takan lengah sedikitpun untuk membahagiakan wanita Itu semua jika,,jika,,dan jika Apakah seorang lelaki memiliki paham seperti itu? Jawabannya hanya beberapa lelaki saja. Kebanyakan dari mereka lebih mementingkan kebahagiaannya masing-masing. Kebahagiaan yang didapatkan dari seorang wanita, setelah itu mereka akan pergi sesuka hatinya. Lalu setelah mereka merasa membutuhkan jasa wanita maka akan kembali dalam wujud pangeran penakluk hati. Begitu seterusnya Jika aku seorang lelaki....Aku akan lebih konsisten dengan apa yang mereka ucapkan di awal suatu hubungan. Kata cinta,sayang, kasih dan apapun yang mereka ucapkan lewat beribu alasan Tapi aku bukan lelaki.. Bukan..bukan.. Bagaimana lelaki akan mengerti apa yang wanita inginkan? Tapi..tapi mereka akan mengerti jika menreka berkata IF I WERE A GIRL THANKS GUYS I AM EMA ROSDIANA LOVE YOU ALL

Monday, July 21, 2014

MY DIARY



                                               21  JULI  2014
Hari apakah ini?
Jawabannya adalah hari bahagia  buatku. Kenapa dibilang hari bahagia karena tepat malam tadi tanggal 21 juli seseorang mengungkapkan perasaannya sama aku. Hmm memang awalnya aku kurang yakin apakah benar cinta berjalan secepat itu? tapi aku tidak bisa bohong juga karena aku merasakan hal yang asing dalam hatiku. Hal apa itu aku tidak tau pasti.
Ketika aku menatap matanya, aku merasa nyaman dan tenang. Aku juga heran padahal dia orang nya biasa saja tapi aku suka dengan kepribadiaannya yang mengalah dan lebih mementingkan aku.
Wah malam yang luar biasa. Sampai-sampai waktu saja bergulir terasa cepat. Tapi yang menjadi pertanyaan terbesarku, Apakah ada seseorang yang menangis di hari jadianku ini? Beribu maaf harus ku lontarkan padanya. Maafkan aku yang menghianati perasaanmu yang tulus. Ya ada seseorang di jauh sana yang menangis malam ini.  
Siapa dia?
Seseorang yang memberikan setengah hidupnya untukku, berlebihan memang tapi begitulah kenyataannya. Dia adalah orang yang selalu ada untukku, memberikan segalanya yang dia miliki untuk. Aku tau mengapa dia melakukan hal itu tak lain karena rasa cintanya padaku. Huuh... Aku bingung apa yang harus aku lakukan?
Di satu sisi aku mencintai seseorang yang baru hadir dalam hidupku, tapi di sisi lain ada malaikat cinta yang menanti jawaban pasti dariku.
Pertanyaanya:
Lebih baik di cintai
Atau
Mencintai?
Aku tidak bisa memberikan jawaban atas pertanyaan itu. Biarlah waktu yang akan memberikan kepastian dalam kehidupan cintaku. toh bila aku yakin jodohku sudah dipersiapkan Tuhan.
Sekilas Curhatan Hatiku
Ema Rosdiana

Wednesday, June 25, 2014

Ema

Jika kita pikir hidup bersama lebih kuat maka hal itu sangat salah menurutku. Aku akan menjadi lemah dan manja bila orang-orang menyayangiku dan memperhatikanku, sebab kasih sayang mereka dapat meluluhkanku untuk tidak mau melakukan apapun. Aku lebih suka sendiri, sendiri adalah sumber kekuatanku untuk terus bertahan sampai saat ini, dimana aku mengeluhpun tidak ada yang tau. kesendirian itulah yang akan memberrikan kita energi keberanian untuk menantang dunia.

Aku melangkah sendiri dengan mengambil jalan yang amat sulit, karena rintangan hidup menghalangi setiap langkah kakiku untuk menerobos gerbang kesuksesan. Aku pun tidak mengerti kesuksesan yang sebenarnya itu seperti apa?
Sukses itu adalah  kata yang mudah untuk diucpkn tapi sulit diwujudkan. Betapa tidak berulang kali aku ucapkan kata sukses tetapi diriku masih seperti ini, tak ada sesuatu yang berubah dariku.
Oke aku akan memberikan kunci untuk kesuksesan itu sendiri adalah berani untuk hidup sendiri. Dengan arti sempit sukses itu kita sendiri yang mengendalikannya, walaupun aku tidak sukses seperti orang-orang hebat tapi aku meyakini diriku sendiri bahwa sukses sudah menjdi miliku saat aku mampu membuat orang-orang di sekitarku bahagia dengan kehadiranku.

Wednesday, June 18, 2014

SAHABATKU

Ketika air mata berderai membasahi dunia, engkau masih rela untuk menghapusnya.
Saat aku lumpuh menghadapi dunia, engkau datang untuk menuntunku.
Penglihatanku gelap tak dapat melihat apapun tapi engkau datang sebagai cahaya.

Bolehkah aku berkata?
Sahabat engkau sangat luar biasa bagiku, sosokmu yang selalu kuharapkan nanti disaat aku pergi.
Andai engkau tau betapa aku menginginkanmu bahagia disetiap detik kita bersama.
Tapi... apakah engkau merasakan hal yang sama denganku?
Aku ingin bertanya? apakah aku sahabatmu?
Apakah aku selalu membuatmu bahagia atau sebaliknya?
Ataukah aku musuhmu?

Maaf aku bertanya hal bodoh yang tidak seharusnya aku tanyakan...sudihkah engkau memaafkan/

Selidikilah hatiku sahabat, karena aku selalu terlihat bodoh di matamu?
Lihatlah aku disini yang tidak berani mengeluarkan nada tinggi saat aku berbica denganmu, karena aku takut engkau terluka sepertiku.
Maafkan aku salah telah memilihmu untuk jadi yang terbaik, Tapi hari ini aku marah pada diriku sendiri karena membencimu.
Aku benci saat engkau meninggikan nada suaramu saat menasehatiku, aku terluka dengan kata-katamu yang tanpa kau sadari telah menghancurkan perasaanku.
Apakah ini salahku?
Coba kau ingat kembali berapa kali aku membentakmu?
Apakah engkau tak sadar aku selalu menjaga lidahku, agar aku tidak melukaimu..

Maafkan aku telah menjadi sahabat bodohmu?

Tuesday, May 20, 2014

Guru aku takut pendidikan!

menghabiskan waktu dikampus menjalani rutinitas kuliah lalu mengerjakan tugas seabrek,batinku tertekan dengan mata kuliah yang sulit dan membosankan. Bukan menjadi cerdas malah sebaliknya aku semakin gila dengan hidup seperti ini, dosen killer yang bisanya menuntut bukan mengajarkan membuatku takut pada pendidikan dan tak ingin belajar. Sistem oke tapi staf pengajar wajib memahami menjadi seorang pengajar sukses itu bukan sekedar pintar intelektual tetapi bagaiman membuat muridnya nyaman dan mencitai pelajaran tersebut. Bukan sebaliknya membuat tekanana panas dalam otak siswa untuk berjuang menantang pelajaran sulit, itu sistem yang baik tapi tidak lebih baik jika siswa merasa nyaman dan ingin terus belajar bila diterapkan sistem belajar yang tidak menakutkan dan monoton. Kesuksesan atau kegagalan dalam belajar dikelas bukan karena siswanya yang bodoh tapi bisa jadi dari seorang pengajar yang belum sukses menerapkan ilmu belajarnya. thanks
 by:emarosdiana

Saturday, May 17, 2014

Dimana?

Aku muak berada diempat ini karena tak jauh beda dengan sebuah penjara bawah tanah, menghabiskan waktu dengan melakukan hal yang amat menjenuhkan dan rutinitas yang tak ada bedanya. Aku ingin berlari jauh ke tempat yang tak dapat ditemui oleh siapapun, aku ingin menghabiskan sisa hidupku dengan kebahagiaanku sendiri tapi apakah itu akan terwujud?
tentu tidak mungkin karena tempat yang kuinginkan adalah dunia semu, hanya jiwa yang dapat menikmatinya bukan raga, aku gila lebih dari yang bisa dibayangkan semua mimpi bodoh  menghantui langkahku di dunia nyata. 
Hari-harikku adalah rekaman hari sebelumnya dan begitulah hidupku tak ada warna dan hal baru yang kulakukan hanya berdiam di tempat bodoh dan melakukan kegiatan yang tak ada bedanya dengan hari sebelumnya.

Wednesday, April 23, 2014

Rindu



Malam ini begitu hampa dan kering semua masa lalu terbayang kembali dalam benakku, saat ibu memeluk erat tubuhku dengan ciuman terakhirnya tepat dikeningku.Saat ini rasa itu hadir kembali menyapa ragaku , hal itu memaksaku untuk meneteskan air mata yang sengaja ku bendung agar ibu tak tahu masalah apapun tentangku. Aku takut jika ia melihat ku tak berdaya menghadapi rintangan hidup ini aku tak mau ibu menangis di surga karena aku lemah menantang sulitnya takdir hidup.

Tuesday, April 22, 2014

Rasa itu hanya miliku

Air mata menetes seiring dengan berjalannya kisah cinta yang ku jalani, kadang ku temukan hal terindah namun tak abadi dan begitu banyak kenangan pahit menertawakan langkah dan perjuanganku menuntut kasih sayang dari khayalan terindahku.
 sampai saat aku lumpuh di butakan oleh cinta yang menurutku adalah hal terbodoh dalam hidup ini, cinta bukan keabadian tapi penghancur segalanya. Aku berkata seperti itu sebab semuanya bagaikan angin yang melintas beberapa saat dalam perjalanan hidupku, kisah cinta yang kandas tanpa sebab dan datang kembali dengan seribu alasan hina.
             Mencoba bertahan dari rasa sakit dan penyesalan sebab telah mengenal sosok pangeran impian tapi tercipta bukan untukku, walau perih ku rasakan perasaan yang mendalam padanya tetap ku jalani hari-hari dengan senyuman menjemukan. Ku nyanyika beberapa syair cinta untuknya tapi respon yang ku dapat hanya sebatas pujian bodoh dan tak merasakan betapa aku menyimpan satu rasa yang tak berasa,tak berwujud namun berwarna saat ku sampaikan lewat sebuah perjuangan.