Sunday, August 3, 2014

BIARKAN INI MENJADI SEBUAH RAHASIA



Semenjak kepergiannya satu bulan yang lalu mengisahkan ribuan luka untukku. Aku belum mampu berdiri sendiri tanpa kekuatan cintanya, dunia ini seperti luka tanpa kehadirannya. Aku hanya menginginkan dirinya menjadi pendamping dalam hidupku karena hanya dia yang tau bagaimana mengobati luka-luka dalam hati. Aku sungguh mencintainya sampai kapanpun, cinta ini takan pernah hilang ditelan jarak yang menjadi penghalang cintaku padanya.
Dulu dia pernah berikrar akan mencintaiku selamanya, tapi ucapan itu menghilang saat badai menghantam hubungan cintaku dengannya. Dengan mudah ia menjilat ludahnya kembali lalu membuat luka untuk kesekian kalinya, tapi aku tetap memaafkan walapun itu menyakitkan.
Berapa kali dia menggores batinku lalu meninggalkannya hingga mati, dalam beberapa saat dia kembali dengan seribu alasan untuk mencintaiku lagi dan meminta maaf atas segala kesalahannya padaku, aku tentu tidak menerima luka itu kembali. Tapi apa daya hatiku membuka seribu pintu untuk terus mencintainnya. Ini terasa tidak adil bagiku.
Bahkan sampai saat ini aku masih mencintainnya. Aku tidak peduli apapun yang ia ucapkan padaku, karena dia tidak pernah mengerti arti mencintai.
 Salahkah aku mencintainya?
Dia telah pergi selamanya dalam hidupku, kini hanya pikiran dan mimpi hitam yang akan selalu melekat dalam ingatanku. Aku pernah telah dan akan terus mencintainya. Jujur jika aku bilang aku kehilangan rasa kepada lelaki lain setelah kepergian dirinya. Tidak sedikitpun kurasakan getaran yang berarti saat aku bersama lelaki lain. Aku tidak mengerti bagaimana cinta hitam ini membunuh penglihatanku akan indahnya dicintai.
BY: EMA ROSDIANA

No comments:

Post a Comment