Ibu...Aku lelah mengarungi hidup
ini seorang diri. Aku rapuh tatkala dunia menuntutku untuk berperang melawan
arus kehidupan. Aku tak sanggup Bu.. Terkadang aku mengeluh Bu atas takdir
hidup yang tak kumau.
Nah disaat itulah aku ingin
memelukmu, dan bangkit lagi dari keterpurukan itu. Sudikah Ibu melakukan itu
untukku?
Bila Ibu tak bisa berada di
sampingku, tak apa Bu. Aku minta doamu dan ridho mu saja. Tapi Bu, saat ini aku
sedang merindukanmu.Aku butuh kecupan hangatmu... sebagai pengobat rindu amat
mendalam. Sudikah Bu?
Tapi Bu...
Apakah Tuhan mengijinkan mu?
Apakah Tuhan akan mengembalikan
mu?
Sebentar saja, hari ini saja,
atau sedetik saja,...hanya untuk memanjakanku
untuk yang terakhir kalinya bu..Kumohon...Bisakah?
Kali ini saja Bu, yang terakhir
Bu..Sebab rapuh sedang menggelayuti batinku bu..Aku butuh memelukmu untuk yang
terakhir. Karena aku sangat rindu.
Andai Ibu tau, Aku selalu
menunggu di senja merah itu. Menunggu
kebahagian kita yang dulu sempat tertunda karena kepergianmu. Aku masih
menunggunya bu..dan akan selalu menunggu hari yang indah itu, dimana kau selalu
ingin melihatku menjadi manusia berhasil dan mencapai kesuksesan besar itu.
Benar kan bu, kau inginkan itu?
Tapi Ibu tak pernah datang, sudah
hampir 14 tahun lamanya Ibu tak memandangi senja itu bersamaku. Ibu pergi
meninggalkanku dan malah menitipkanku pada ayah. kenapa bu?
Banyak hal yang ingin kutanyakan atas kepergianmu yang begitu cepat. Dan sampai
saat ini kau tak pernah kembali lagi.
Sebenarnya Ibu pergi kemana? Sesibuk itukah? Hingga tak kembali....
Bukannya dulu Ibu berkata hanya
pergi sebentar, dan menyuruhku untuk tetap menunggu di tempat yang indah. Aku
sudah lakukan itu Bu, Aku selalu menunggumu, bahkan aku sudah mendapatkan mimpi
yang ku inginkan dulu. Aku ingin bercerita banyak tentang mimpi itu, tentang
kebahagiaan itu dan tentang segalanya yang masih kurahasiakan dari orang lain,
Karena aku ingin Ibu yang tahu lebih awal. Huuh Aku benar-benar rindu Ibu,
ingin segera bertemu..Ibu dimana sih?
Kenapa Ibu tak pernah datang
lagi?..Aku rindu bu...
Atau Ibu tak sayang aku?
Katakan bu...katakan.....
Semoga engkau tenang di alam sana bu,,,,
Maaf aku tak bisa membuatmu bahagia sebelum tiba waktu itu..
Doa lah yang selalu aku panjatkan sebagai pengganti kerinduanku
untukmu...
Mungkin surat ini takkan sampai padamu, tapi mungkin ayah akan
membacanya sebagai wakil darimu...