Saturday, January 3, 2015

IBU (MOM)



Ibu...Aku lelah mengarungi hidup ini seorang diri. Aku rapuh tatkala dunia menuntutku untuk berperang melawan arus kehidupan. Aku tak sanggup Bu.. Terkadang aku mengeluh Bu atas takdir hidup yang tak kumau.
Nah disaat itulah aku ingin memelukmu, dan bangkit lagi dari keterpurukan itu. Sudikah Ibu melakukan itu untukku?
Bila Ibu tak bisa berada di sampingku, tak apa Bu. Aku minta doamu dan ridho mu saja. Tapi Bu, saat ini aku sedang merindukanmu.Aku butuh kecupan hangatmu... sebagai pengobat rindu amat mendalam. Sudikah Bu?
Tapi Bu...
Apakah Tuhan mengijinkan mu?
Apakah Tuhan akan mengembalikan mu?
Sebentar saja, hari ini saja, atau sedetik saja,...hanya untuk memanjakanku  untuk yang terakhir kalinya bu..Kumohon...Bisakah?
Kali ini saja Bu, yang terakhir Bu..Sebab rapuh sedang menggelayuti batinku bu..Aku butuh memelukmu untuk yang terakhir. Karena aku sangat rindu.
Andai Ibu tau, Aku selalu menunggu di senja merah  itu. Menunggu kebahagian kita yang dulu sempat tertunda karena kepergianmu. Aku masih menunggunya bu..dan akan selalu menunggu hari yang indah itu, dimana kau selalu ingin melihatku menjadi manusia berhasil dan mencapai kesuksesan besar itu. Benar kan bu, kau inginkan itu?
Tapi Ibu tak pernah datang, sudah hampir 14 tahun lamanya Ibu tak memandangi senja itu bersamaku. Ibu pergi meninggalkanku dan malah menitipkanku pada ayah. kenapa bu?
Banyak hal yang ingin kutanyakan  atas kepergianmu yang begitu cepat. Dan sampai saat ini kau tak pernah kembali lagi.
Sebenarnya Ibu pergi kemana?  Sesibuk itukah? Hingga tak kembali....
Bukannya dulu Ibu berkata hanya pergi sebentar, dan menyuruhku untuk tetap menunggu di tempat yang indah. Aku sudah lakukan itu Bu, Aku selalu menunggumu, bahkan aku sudah mendapatkan mimpi yang ku inginkan dulu. Aku ingin bercerita banyak tentang mimpi itu, tentang kebahagiaan itu dan tentang segalanya yang masih kurahasiakan dari orang lain, Karena aku ingin Ibu yang tahu lebih awal. Huuh Aku benar-benar rindu Ibu, ingin segera bertemu..Ibu dimana sih?
Kenapa Ibu tak pernah datang lagi?..Aku rindu bu...
Atau Ibu tak sayang aku?
Katakan bu...katakan.....
Semoga engkau tenang di alam sana bu,,,,
Maaf aku tak bisa membuatmu bahagia sebelum tiba waktu itu..
Doa lah yang selalu aku panjatkan sebagai pengganti kerinduanku untukmu...
Mungkin surat ini takkan sampai padamu, tapi mungkin ayah akan membacanya sebagai wakil darimu...

No comments:

Post a Comment